Touring menggunakan sepeda motor merupakan kegiatan yang menyenangkan, terutama bagi pengendara yang ingin menikmati perjalanan, pemandangan dan pengalaman baru. Namun perjalanan jarak jauh membutuhkan persiapan yang matang agar tetap aman, nyaman dan menyenangkan.
1. Periksa Kondisi Sepeda Motor
Sebelum melakukan touring, pemeriksaan kondisi sepeda motor merupakan hal yang paling penting. Motor harus berada dalam kondisi prima agar risiko kerusakan selama perjalanan dapat diminimalkan.
Beberapa bagian yang sebaiknya diperiksa antara lain oli mesin, rem, rantai, ban, lampu, aki, suspensi dan sistem kelistrikan.
2. Periksa Kondisi Ban
Ban merupakan bagian kendaraan yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Karena itu kondisi ban sangat mempengaruhi keamanan selama touring.
Pastikan tekanan udara sesuai rekomendasi pabrikan dan periksa apakah terdapat retakan, kebocoran atau permukaan ban yang sudah terlalu tipis.
3. Periksa Sistem Pengereman
Sistem pengereman harus berfungsi dengan baik sebelum melakukan perjalanan jauh.
Periksa ketebalan kampas rem, kondisi cakram, minyak rem serta respons tuas rem.
Touring bukan tentang siapa yang paling cepat, tetapi bagaimana seluruh perjalanan dapat diselesaikan dengan aman.
4. Ganti Oli Bila Diperlukan
Jika jadwal penggantian oli sudah dekat, sebaiknya lakukan penggantian sebelum melakukan touring.
Oli membantu melumasi dan menjaga temperatur komponen mesin ketika kendaraan bekerja dalam waktu yang cukup lama.
5. Periksa Rantai dan Gear
Untuk motor yang menggunakan sistem penggerak rantai, pastikan kondisi rantai tidak terlalu kendor atau terlalu tegang.
Gunakan pelumas rantai dan periksa kondisi gear sebelum perjalanan.
6. Siapkan Perlengkapan Berkendara
Gunakan perlengkapan berkendara yang memadai untuk membantu melindungi tubuh selama perjalanan.
Beberapa perlengkapan yang dapat digunakan antara lain:
- Helm yang sesuai standar keselamatan.
- Jaket berkendara.
- Sarung tangan.
- Sepatu tertutup.
- Celana panjang.
- Jas hujan.
7. Bawa Toolkit Sederhana
Toolkit sederhana dapat membantu ketika terjadi masalah ringan selama perjalanan.
Anda dapat membawa beberapa peralatan seperti:
- Obeng.
- Kunci pas.
- Tang.
- Kunci busi.
- Pompa ban portabel.
- Kit tambal ban tubeless.
8. Tentukan Rute Perjalanan
Sebelum berangkat, tentukan rute utama dan rute alternatif.
Periksa lokasi SPBU, tempat makan, bengkel, tempat istirahat dan fasilitas kesehatan yang berada di sepanjang perjalanan.
9. Periksa Kondisi Cuaca
Cuaca dapat mempengaruhi kondisi perjalanan, terutama ketika melewati daerah pegunungan atau daerah dengan curah hujan tinggi.
Dengan mengetahui perkiraan cuaca, pengendara dapat mempersiapkan jas hujan dan menentukan waktu perjalanan yang lebih aman.
10. Istirahat Secara Berkala
Jangan memaksakan diri berkendara ketika tubuh sudah merasa lelah.
Lakukan istirahat secara berkala untuk mengembalikan konsentrasi dan mengurangi kelelahan.
Kesimpulan
Touring jarak jauh membutuhkan persiapan kendaraan, perlengkapan dan kondisi fisik pengendara.
Pemeriksaan motor sebelum perjalanan serta perencanaan rute yang baik dapat membantu membuat perjalanan lebih aman dan nyaman.
Yang paling penting adalah selalu mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan diri ketika kondisi tubuh mulai lelah.